Ngawi-Selasa (25/06/13) Tradisi bersih desa (nyadran) istilah warga setempat kembali digelar warga Tawun,Kecamatan Kasreman.Tradisi yang
dipusatkan di sendang desa setempat itu berlangsung menarik.Warga mandi
lumpur ramai-ramai di areal beji-begitu masyarakat sekitar menyebutnya.
Pasir yang diambil dari dasar beji digosok-gosokkan ke bagian
muka,tangan dan kaki.Mitosnya,mandi lumpur yang dibarengi dengan
menguras sendang Tawun bisa awet muda dan terhindar dari berbagai
penyakit kulit.”Warga sudah memercayainya itu.Jadi setiap ada kegiatan
keduk beji banyak yang mandi di sendang,”Informasi dari warga sekitar yang tak mau di sebut identitasnya, mengatakan semenjak dari kecil ikut mandi dan melakukan ritual ini tidak pernah sakit kembali lagi pada
orangnya Percaya atau tidak,akan tetapi kami merasakan keajaiban itu,” Tambahnya.
Mandi lumpur merupakan ritual yang sudah turun temurun.Tradisi adat itu
dilakukan pada Selasa kliwon. Untuk bulan tergantung kesepakatan tokoh
masyarakat dan perangkat desa.Biasanya,menyesuaikan dengan usai masa
panen raya petani.”Sesaji yang dibawa warga kebanyakan juga hasil
bumi,”terang Supomo,juru kunci sendang Tawun.
Selain hasil bumi,sesaji yang disiapkan pada keduk beji adalah jajan
pasar,nasi,dan bunga beraneka macam. Selain itu,kambing guling yang
disantap warga secara beramai-ramai usai tirual.”Ini bentuk rasa sukur
warga.Sesaji itu harus dipenuhi,”penjelasanya,
Prosesi keduk beji diawali dengan mandi lumpur dan menguras
sendang.
Setelah itu,giliran juru kunci atau silem yang mengambil
peran.Sebelum menyelam ke dasar sendang,tubuhnya dilumuri bedak dan
diberi penanda janur di lengan dan kepala.Setelah membakar dupa dan
membaca mantra tertentu,dilakukan mbukak sumber.
Yakni,juru kunci diiringi warga menyelam selama beberapa menit ke dasar
sendang Tawun.”Puncaknya ya menyelam itu.Tidak sembarang orang bisa
melakukannya,”ungkapanya
Kembali lagi harus hati-hati dalam menyikapi hal ini jangan sampai aqidah tertukar semua ini hanya Tradisi jangan jadikan sebuah keyakinan. (Ana)
Redaksi@Suryajagad.com


Posting Komentar